Selasa, 12 Mei 2026, sinar matahari pagi yang masuk ke celah jendela Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Agama Sibuhuan terasa berbeda dari biasanya. Di ruangan yang menjadi saksi bisu perjuangan masyarakat mencari keadilan ini, berkumpul seluruh wajah garda terdepan—mulai dari petugas keamanan yang sigap, petugas PTSP yang ramah, tim Posbakum, petugas portir sidang, hingga petugas kebersihan yang memastikan kenyamanan gedung.

                   WhatsApp Image 2026 05 12 at 08.51.36WhatsApp Image 2026 05 12 at 08.51.39 

Di tengah mereka, hadir sosok pemimpin, Ibu Bainar Ritonga, S.Ag., M.H., Ketua PA Sibuhuan. Briefing pagi itu bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah simfoni pesan terakhir yang sarat akan makna dan kejujuran.

Dengan suara yang tegas namun teduh, Ibu Bainar menekankan bahwa menjadi wajah pengadilan adalah memikul tanggung jawab moral yang besar. Beliau mengingatkan agar seluruh petugas menjauhi penyakit birokrasi yang disebutnya sebagai 3K:

  1. Kasar: "Pencari keadilan datang dengan beban di pundak mereka. Jangan tambah beban itu dengan ketidaksantunan," tegasnya. Beliau meminta agar keramahan 5S dan kerapihan 5R bukan hanya sekadar slogan di dinding, tapi napas dalam bekerja.
  2. Kasir: Sebuah istilah metaforis yang beliau gunakan untuk mengingatkan agar tidak ada satu pun petugas yang berubah fungsi menjadi "kasir ilegal" atau melakukan pungutan liar. Integritas adalah harga mati; tidak ada ruang bagi pungli di bawah langit PA Sibuhuan.

WhatsApp Image 2026 05 12 at 08.51.42

Beliau menyapa satu per satu elemen timnya dengan detail yang menunjukkan perhatian mendalam

Kepada Posbakum, beliau berpesan agar dokumen hukum seperti NIK dan detail keberadaan anak dalam gugatan diperhatikan dengan sangat teliti. "Kualitas dokumen adalah kualitas keadilan itu sendiri," pesannya.

  • Kepada Petugas Portir Sidang, ketelitian data saksi menjadi sorotan agar persidangan berjalan tanpa hambatan teknis.
  • Kepada Petugas Kebersihan, beliau memberikan apresiasi sekaligus pengingat bahwa kebersihan adalah bagian dari pelayanan yang memuliakan tamu.
  • Petugas PTSP: Diminta untuk tetap menjadi benteng integritas dalam melayani setiap Pencari Keadilan.

WhatsApp Image 2026 05 12 at 08.51.41

Tugas baru telah menanti di tempat yang berbeda. Dengan kerendahan hati yang luar biasa, beliau menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh staf. "Jika dalam arahan-arahan saya selama ini ada kata yang terlalu tajam atau sikap yang kurang berkenan, Briefing pagi  pun ditutup dengan suasana khidmat. Meskipun akan segera berpindah tugas, pesan tentang integritas dan pelayanan tanpa pamrih yang beliau tanamkan di Ruang PTSP, Pagi itu tampaknya akan terus tumbuh dan mengakar di hati setiap petugas garda terdepan PA Sibuhuan.