Rabu, 4 Maret 2026 – Memasuki hari ke-14 di bulan penuh berkah Ramadhan 1447 H, aparatur Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan kembali melaksanakan rangkaian ibadah Zhuhur berjamaah yang dilanjutkan dengan penyampaian kultum. Kegiatan ini menjadi momentum rutin untuk mempertebal keimanan dan mempererat silaturahmi antarpegawai. Agenda ibadah dan bintal hari ini dipandu oleh Adzan & MC: Ahmad Sukri, Imam Shalat: YM. Andi Permana, S.H., M.H. dan Pemateri Kultum: Afrizal Juanda, S.H.I.

Dalam tausiyahnya, Bapak Afrizal Juanda, S.H.I. menyampaikan materi mengenai tugas serta kewajiban utama manusia sebagai hamba Allah SWT. Beliau menekankan bahwa setiap langkah hidup manusia seharusnya bermuara pada pengabdian kepada Sang Pencipta. Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan:
-
Tujuan Penciptaan: Merujuk pada firman Allah SWT, beliau mengingatkan bahwa tidaklah jin dan manusia diciptakan kecuali hanya untuk beribadah kepada-Nya.
-
Landasan Iman: Segala aktivitas yang kita lakukan, baik dalam bekerja maupun bermasyarakat, harus didasari dengan iman agar setiap tindakan tersebut bernilai ibadah dan mendapat pahala di sisi Allah SWT.
-
Momentum Perbaikan Diri: Bulan Ramadhan merupakan kesempatan emas yang diberikan Allah sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan bertransformasi menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari sebelumnya.
-
Refleksi Waktu: Mengutip QS. Al-Ashr, beliau kembali mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu agar manusia tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang merugi.
"Jadikanlah setiap pekerjaan dan aktivitas kita di bulan ini sebagai ladang ibadah. Dengan iman, hal yang biasa akan menjadi istimewa di mata Allah SWT."

Demikian laporan kegiatan Ramadhan hari ini. Semoga materi yang disampaikan dapat memotivasi seluruh aparatur PA Sibuhuan untuk terus meningkatkan dedikasi dan kualitas ibadah di sisa bulan suci ini.
Selamat menjalankan ibadah puasa hari ke-14.
Selasa, 3 Maret 2026 – Memasuki hari ke-13 bulan suci Ramadhan 1447 H, aparatur Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan kembali berkumpul di Musholla untuk melaksanakan rangkaian kegiatan ibadah Zhuhur berjamaah dan bintal. Pertemuan hari ini mengusung tema reflektif mengenai kualitas hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Agenda ibadah hari ini dipandu oleh Adzan & MC: Rinaldi Nasution, Imam Shalat: Afrizal Juanda, S.H.I. dan Pemateri Kultum: Herizal Hasibuan, S.H.I., M.H.

Dalam tausiyahnya, Bapak Herizal Hasibuan, S.H.I., M.H. mengajak seluruh jamaah untuk melakukan refleksi mendalam (flashback) terhadap perjalanan ibadah selama ini. Beliau menyoroti sebuah fenomena spiritual di mana seseorang tetap menjalankan sholat dan puasa, namun seringkali merasa hampa di dalam hatinya.
Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan:
-
Ujian Kelalaian dalam Rezeki: Beliau mengingatkan bahwa manusia cenderung lebih sering mengingat Allah saat tertimpa kekurangan atau musibah. Namun sebaliknya, ketika diberikan kelimpahan rezeki, seringkali manusia menjadi lalai dan jauh dari-Nya.
-
Harapan di Tengah Dosa: Sebesar apa pun dosa yang telah dilakukan seorang hamba, Allah SWT senantiasa membuka pintu bagi mereka yang ingin kembali dan meminta ampun dengan bersungguh-sungguh.
-
Kandungan Surah Az-Zumar Ayat 53: Mengutip ayat tersebut, beliau menekankan pesan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang telah melampaui batas agar tidak berputus asa dari rahmat Allah.
-
Kasih Sayang Allah yang Tak Terbatas: Inti dari tausiyah hari ini adalah meyakini bahwa Allah sangat menyayangi hamba-Nya. Kesadaran akan kasih sayang ini seharusnya menjadi pemacu untuk memperbaiki kualitas ibadah agar tidak lagi terasa hampa.
"Janganlah sekali-kali berputus asa dari rahmat Allah. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk membasuh kehampaan hati dengan taubat yang tulus dan kesyukuran yang mendalam."
Kegiatan ditutup dengan harapan agar di sisa bulan Ramadhan ini, seluruh aparatur PA Sibuhuan dapat meningkatkan intensitas ibadah yang dibarengi dengan kehadiran hati. Selamat menjalankan ibadah puasa hari ke-13.
Dalam upaya mewujudkan pelayanan yang prima dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan kembali melaksanakan program unggulan "Sidang Keliling". Pada hari ini, Selasa, 3 Maret 2026, tim dari PA Sibuhuan menyambangi wilayah Kecamatan Barumun Baru untuk memberikan layanan hukum langsung di tengah masyarakat.

Kegiatan persidangan ini dipusatkan di Balai Desa/Aula Kantor Desa Binabo Jae, Kabupaten Padang Lawas. Langkah ini diambil sebagai bentuk implementasi dari asas peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan, terutama bagi warga yang memiliki kendala jarak dan transportasi untuk menjangkau kantor pengadilan di pusat kota. Pada pelaksanaan sidang keliling kali ini, tim berhasil menangani dan menyidangkan total 6 perkara. Kehadiran pengadilan di tengah desa ini disambut antusias oleh para pencari keadilan yang merasa sangat terbantu dengan adanya efisiensi waktu dan biaya operasional yang biasanya dikeluarkan untuk menuju kantor PA Sibuhuan.
Untuk menjamin kualitas pelayanan yang tetap profesional dan sesuai standar operasional prosedur (SOP) meskipun dilakukan di luar gedung kantor, PA Sibuhuan menurunkan tim petugas yang terdiri dari YM. Andi Permana, S.H., M.H., YM. Rahmad Hartanto, S.H., YM. Muhammad Farhan Fuadi, S.H., Afrizal Juanda, S.H.I., Muhammad Sarkawi, S.H.I., dan Ali Nasri Harahap, S.H.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi yang baik antara PA Sibuhuan dengan Pemerintah Daerah. Dengan adanya sidang keliling ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat di Kabupaten Padang Lawas yang merasa terhambat dalam memperjuangkan hak-hak hukumnya karena faktor geografis. PA Sibuhuan berkomitmen untuk terus konsisten menjalankan program ini ke berbagai kecamatan lain di wilayah hukumnya.
Ketua Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan menghadiri undangan silaturahmi dan buka puasa bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diselenggarakan di Masjid Agung Al-Munawwaroh, Kabupaten Padang Lawas. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pj. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., serta jajaran unsur Forkopimda Kabupaten Padang Lawas. Kehadiran Ketua PA Sibuhuan merupakan tindak lanjut atas undangan resmi yang disampaikan oleh Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, serta unsur pimpinan instansi vertikal di daerah. Dalam rangkaian acara tersebut, para tamu undangan mengikuti:
-
Silaturahmi bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat.
-
Buka Puasa Bersama sebagai momen kebersamaan di bulan suci Ramadhan.
-
Safari Ramadhan yang menjadi agenda tahunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Pelaksanaan acara ini didasarkan pada surat Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor: 400.8.2.3/1280/2026 tertanggal 18 Februari 2026 mengenai jadwal Safari Ramadhan di wilayah Kabupaten Padang Lawas. Kehadiran jajaran pimpinan lembaga hukum seperti Pengadilan Agama diharapkan dapat terus meningkatkan sinergi antarinstansi demi pelayanan masyarakat yang lebih baik di Kabupaten Padang Lawas.
Senin, 2 Maret 2026 – Memasuki hari ke-12 di bulan suci Ramadhan 1447 H, Pengadilan Agama (PA) Sibuhuan kembali melaksanakan agenda rutin bintal setelah Shalat Zhuhur berjamaah. Kegiatan yang diikuti oleh pimpinan, hakim, serta seluruh pegawai ini menjadi sarana penguatan nilai-nilai ketaatan dalam beragama dan bernegara.

Rangkaian ibadah hari ini dikawal oleh Adzan & MC: Muhammad Riadi Hasibuan, Imam Shalat: Herizal Hasibuan, S.H.I., M.H., Pemateri Kultum: Muhammad Sarkawi, S.H.I.. Dalam tausiyahnya, Bapak Muhammad Sarkawi, S.H.I. mengupas tuntas firman Allah SWT dalam Surah An-Nisa ayat 59 yang berbunyi:
"Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu..."
Beliau menekankan beberapa poin krusial mengenai implementasi ayat tersebut dalam kehidupan sehari-hari:
-
Makna Ulil Amri: Dalam konteks bernegara, Ulil Amri dimaknai sebagai pemerintahan yang berdaulat. Sebagai warga negara dan aparat sipil, ketaatan kepada pemimpin adalah bagian dari perintah agama selama tidak bertentangan dengan syariat.
-
Prioritas Ketaatan: Ketaatan tertinggi adalah tunduk secara mutlak kepada Allah SWT dan Rasul-Nya sebagai landasan iman.
-
Memahami Sumber Hukum Islam: Pemateri membagi sumber hukum menjadi tiga kategori untuk memudahkan jamaah dalam memahaminya. Sumber Utama yaitu Al-Qur'an dan Hadist, yang merupakan kebenaran mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Sumber Pendukung yaitu Hasil kesepakatan para ulama (Ijma') serta metode analogi hukum (Qiyas). Sumber Pelengkap yaitu Ijtihad dan metode hukum lainnya yang memperkaya khazanah hukum Islam dalam menjawab tantangan zaman.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar seluruh aparatur PA Sibuhuan dapat mengimplementasikan nilai ketaatan tersebut, baik dalam aspek ibadah kepada Allah maupun dalam menjalankan tugas-tugas kedinasan demi melayani masyarakat.
Selamat menjalankan ibadah puasa hari ke-12.