Pada bulan Ramadhan ini, Keluarga besar Pengadilan Agama Sibuhuan tengah diselimuti rasa bahagia yang mendalam. Selain dengan tibanya Ramadhan, kebahagiaan tersebut juga didasari dengan kelahiran anak ketiga Panitera Muda Hukum, Muhammad Sarkawi, S.H.I.
Dipimpin oleh Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, Dadi Aryandi, S.Ag., keluarga besar berkunjung ke kediaman pasangan yang tengah berbahagia tersebut, Selasa (13/4/2021). Sesampainya di rumah, tuan rumah dengan wajah berbinar dan senyum yang tak kunjung lepas menyambut rombongan.

Ketua lantas mengucapkan selamat kepada Panitera Muda Hukum dan Isteri yang tengah berbahagia atas kelahiran anak ketiganya. Semoga, kelak menjadi anak yang shalih, sosok yang berilmu, dan senantiasa membahagikan kedua orangtuanya.
Kunjungan ini kemudian ditutup dengan doa yang diimami oleh Akhmad Junaedi, S.Sy. Hakim. Berkah Ramadhan, barisan keluarga besar Pengadilan Agama Sibuhuan telah bertambah.
Agenda perdana pada hari pertama bulan Ramadhan di kantor Pengadilan Agama Sibuhuan diawali dengan shalat zhuhur berjamaah. Setelahnya dilanjutkan dengan bimbingan dan arahan serta ceramah dari Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, Dadi Aryandi, S.Ag.
Dalam ceramahnya, beliau mengajak untuk tetap produktif di bulan Ramadhan. Di samping itu, ia juga mengingatkan kepada jamaah untuk senantiasa berniat dengan ikhlas karena Allah dalam melaksanakan setiap tugas. Karena, niat menentukan apakah aktivitas tersebut akan bernilai ibadah atau hanya sebatas rutinitas belaka.

Beliau mengutip nasehat syeikh Burhanuddin al-Islam Al-Zarnuji, dalam karyanya Ta’lim al-Muta’allim, begitu banyak ibadah yang luarannya seperti ibadah dunia, namun dapat berubah menjadi amal akhirat. Kuncinya dengan memperbaiki niat.
“sebagai contoh, kita bekerja. Jika kita berniat mencari rezeki Allah yang peruntukannya untuk keluarga, maka aktivitas tersebut akan menjadi ibadah akhirat”, ungkap beliau.
Setelah ceramah beliau, agenda Ramadhan dilanjutkan dengan pembagian kelompok tadarus bulan Ramadhan. Ada 5 (lima) kelompok tadarus dengan masing-masing 6 (enam) juz yang harus diselesaikan.


Sebagai ungkapan rasa syukur menyambut bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan adakan acara tasyakuran, Senin (12/4/2021). Rangkaian acara diawali dengan makan siang bersama.
Acara berlanjut dengan membahas agenda selama bulan Ramadhan. Dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan bertempat di ruang sidang utama, Ketua Pengadilan Agama Sibuhuan, Dadi Aryandi, S.Ag., menyampaikan perlunya pembentukan panitia Ramadhan agar agenda yang dapat berjalan lancar dan terencana.

Panitia nantinya menyusun agenda selama Ramadhan, mulai dari Shalat Zhuhur berjamaah, tadarus al-Qur’an, ceramah, buka puasa bersama, hingga pembagian Zakat, Infak, dan Sahadaqah.
Acara tasyakuran ini kemudian ditutup dengan salam-salaman, yang maknanya saling memaafkan dan membebaskan dari segala khilaf dan salah. Harapannya, memasuki Ramadhan, dalam keadaan bersih dan mantap untuk beribadah di dalamnya.

Mengawali minggu ketiga bulan April, seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibuhuan melaksanakan apel pagi, Senin (12/4/2021). Bertempat di halaman utama gedung pengadilan, Putra Tondi Martu Hasibuan, S.H.I., Hakim, mendapat giliran menjadi pembina. Sedangkan Toga Muda Nasution, S.H.I., maju sebagai komandan.
Pesan yang disampaikan pembina lewat apel ini adalah “Mari Berbahagia”. Hal ini sebagai ungkapan rasa syukur akan kehadiran bulan suci Ramadhan yang hanya menghitung jam.

“sejak dua bulan yang lalu, tepatnya ketika memasuki bulan Rajab, kita senantiasa bermohon kepada Allah untuk dipertemukan dengan bulan Ramadhan. Dan pada hari ini, merupakan akhir bulan Sya’ban. Untuk itu, menjadi kewajiban bagi kita untuk berbahagia”, jelasnya.
Menutup apel, ia juga mengajak untuk produktif di bulan Ramadhan, baik dalam hal ibadah maupun melaksanakan tugas.

Mediasi menjadi salah satu tahapan yang wajib ditempuh oleh para pihak yang tengah berperkara di Pengadilan. Dalam menempuh tahapan ini, peran mediator menjadi sangat vital untuk mengurai berbagai permasalahan yang menjadi titik singgung para pihak serta menyediakan jalan keluarnya.
Pada bulan Maret ini, tercatat ada 6 (enam) perkara yang berhasil damai di Pengadilan Agama Sibuhuan lewat agenda mediasi. Rinciannya, 4 (empat) berhasil damai seluruhnya dan selebihnya berhasil damai sebagian. Jenis perkaranya tersebar dalam perkara cerai gugat, cerai talak, hak asuh anak (hadlanah), dan nafkah anak.

Keberhasilan mediasi dalam jumlah tersebut pada satu bulan menjadi capaian tersendiri Pengadilan Agama Sibuhuan. Para pihak yang awalnya bersitegang, berhasil kembali menyunggingkan senyum dan komitmen untuk berdamai.
Harapannya, ke depan akan semakin banyak perkara yang berhasil di mediasi di Pengadilan Agama Sibuhuan dan keberhasilan damai benar-benar selalu mewarnai catatan tahapan mediasi.
